16 Tips Aman Berwisata

Bagi sebagian orang berwisata dan mengeksplore tempat dan hal baru memang kegiatan yang menyenangkan. Menemukan hal baru dan menjelajahi keindahan serta keunikan suatu tempat adalah salah satu cara melampiaskan rasa lelah dan bosan dengan rutinitas. Namun jangan sampai lengah, sebab seringkali seseorang justru menjadi korban penipuan maupun tindak kejahatan lain saat sedang pergi berwisata. Dalam Artikel ini akan dibahas 16 tips aman berwisata yang bisa Sahabat manfaatkan agar berwisata menjadi lebih menyenangkan.

Tentu saja Sahabat tidak ingin liburan Sahabat yang amat menyenangkan justru berakhir dengan kecopetan maupun penipuan. Berikut adalah beberapa hal sederhana yang musti Sahabat lakukan untuk mengurangi resiko mengalami tindak kejahatan saat liburan:

1.    Jangan terlalu Paranoid
Meski Sahabat sedang berjalan ke lokasi yang pertama kali Sahabat kunjungi dan jelas Sahabat tidak tahu bagaimana lokasinya. Berbekal informasi yang telah Sahabat peroleh sebelumnya sebelum mengunjungi lokasi wisata, maka jangan perlihatkan ketakutan Sahabat. Sahabat tak perlu takut ketika di tempat wisata, jangan paranoid. Sekalipun sobat jakut, jangan perlihatkan.

2.    Jika Naik Kendaraan Umum
Jika Sahabat termasuk traveler yang senang menggunakan jasa angkutan umum untuk berwisata, sebaiknya Sahabat tidak memilik kendaraan umum yang sepi penumpang. Kalau pun terpaksa, usahakan untuk memilih tempat duduk yang tidak jauh dari kursi pengemudi atau pintu keluar. Sementara jika Sahabat memilih menggunakan taksi pilihlah taksi yang memiliki ijin trayek. Dibeberapa negara, seperti Amerika serikat banyak taksi nakal yang sengaja mengubah argo dan rute.

3.    Bawa Tas yang Ideal
Jika Sahabat menggunakan tas model selempang, usahakan agar posisi tas tidak menggantung di bawah pinggang (lebih baik jika diselempangkan di depan badan) dan atur tali selempang tas agar posisinya berada tepat di bawah siku Sahabat. Dengan demikian Sahabat bisa langsung terasa jika ada sesuatu yang terjadi dengan tas Sahabat. Sangat disarankan menggunakan tas ransel, sebab tas ransel lebih mudah dibawa di depan sehingga Sahabat bisa mengawasi barang bawaan Sahabat.
Kenyataan bahwa pencopet banyak terjadi di berbagai tempat wisata,  mengharuskan Sahabat memilih tas terbaik yang sulit diterobos pencopet. Juga jangan menaruh barang-barang berharga di saku belakang karena rawan copet.

4.    Negosiasikan Biaya di Awal
Jika Sahabat menggunakan taksi maupun kendaraan umum yang tidak menggunakan argo, selalu buat harga kesepakatan sebelum Sahabat berangkat. Hal ini untuk menghindari biaya transportasi yang membengkak setelah tiba di tempat tujuan. Hal ini juga berlaku untuk jasa pemandu Wisata yang Sahabat Sewa.

5.    Bawa Alat Pelindung Diri
Untuk Sahabat yang seringkali bepergian sendirian, membawa alat pelindung diri seperti pisau lipat atau Pepper Spray sebagai “Teman” dapat menjadi pilihan. Hal ini bisa jadi berguna jika Sahabat dalam keadaan terdesak dan rawan menjadi korban tindak kejahatan. Jangan lupa untuk meletakkan benda-benda tersebut di tempat yang mudah dijangkau, seperti saku jaket atau kantong celana. Tapi jangan dibawa masuk ke kabin pesawat jika Sahabat tidak ingin bermasalah dengan petugas di bandara.

6.    Gunakan Sepatu yang Nyaman
Tampil keren selama liburan memang menjadi poin penting bagi para traveler. Namun, jangan sampai penampilan yang menawan justru membawa resiko besar untuk diri Sahabat sendiri. Saat hal-hal yang tidak diinginkan terjadi—seperti harus berjalan sendirian di jalan sepi atau harus lari saat diikuti orang yang mencurigakan—cara terbaik untuk menghindarinya adalah dengan berlari atau berjalan secepat mungkin. Untuk itu Sahabat perlu sepatu yang nyaman, seperti flatshoes atau sneakers. Untuk Sahabat para traveler perempuan, pertimbangkan kembali sebelum memutuskan memakai high heels, ya.

7.    Pilih Lokasi Penginapan yang Strategis
Pemilihan lokasi penginapan merupakan hal yang sangat penting untuk dipertimbangkan, apalagi saat Sahabat memutuskan untuk pergi sendirian. Hal ini penting jika sewaktu-waktu jika Sahabat membutuhkan sesuatu seperti pergi ke ATM, minimarket, atau tempat makan. Hal ini tetap arus diperhatikan meski jika Sahabat tidak pergi sendirian dan bisa selalu meminta ditemani oleh teman Sahabat sebelum pergi kemana-mana. Karena itu pilihlah tempat penginapan yang lokasinya strategis.

8.    Pastikan Baterai Ponsel selalu dalam Keadaan Penuh
Saat terjadi keadaan darurat, ponsel yang Sahabat bawa bisa menjadi harapan terbaik Sahabat. Karena itu, usahakan selalu mengisi penuh baterai ponsel Sahabat. Selain keadaan darurat, ponsel juga diperlukan untuk alat bantu traveling seperti browsing informasi, pesan tiket, download peta, cari rumah makan, dan lain sebagainya.

9.    Jangan Beritahu Orang Lain jika Pergi Sendirian
Saat pergi traveling sendirian, tahan diri Sahabat untuk tidak menceritakan atau memberitahu banyak orang. Hal ini penting untuk keselamatan diri sendiri. Ketika ada yang bertanya apakah Sahabat pergi sendirian, jawab saja jika Sahabat sedang pergi dengan teman-teman namun kalian terpisah karena teman Sahabat sedang ada perlu. Hal ini akan membuat orang berpikir dua kali untuk melakukan hal buruk kepada Sahabat.

10.    Cari Informasi Sedetail Mungkin
Sebagai seorang traveler yang bepergian sendirian, sangat disarankan untuk mencari segala sesuatu tentang hal-hal yang kamu butuhkan di tempat liburan. Hal ini sangat penting dilakukan karena orang-orang yang terkena scam dan penipuan umumnya adalah orang-orang yang terlihat kebingungan dan tidak mengenal tempat yang dikunjunginya.
11.    Bergaya Seperti Penduduk Lokal
Usahakan untuk tidak bergaya secara berlebihan. Akan lebih baik jika Sahabat telihat sama seperti penduduk sekitar dengan gaya yang standar. Tidak perlu bergaya seperti menggantungkan kamera di leher atau membawa peta yang besar. Hal ini justru memicu adanya tindak kejahatan.

12.    Catat Nomor-nomor Penting
Selalu catat nomor telepon penginapan tempat Sahabat menginap, atau jika perlu catat juga nomor keamanan pihak setempat yang bisa dihubungi jika terjadi keadaan darurat. Selain itu, hal ini juga berguna untuk menolong Sahabat jika Sahabat tersesat, menjadi korban penipuan, kehilangan dompet atau dikejar-kejar orang jahat.

13.    Waspadai Orang yang Baru Sahabat Kenal
Hal ini sangat penting untuk menghindari tindak kejahatan hipnotis. Hipnotis sendiri bekerja dengan proses persuasi melalui kata-kata yang melengahkan pikiran. Jangan mudah percaya pada kalimat-kalimat yang dikatakan oleh orang yang baru Sahabat kenal tersebut. Katakan dan tanyakan kembali jika ada hal-hal yang tidak Sahabat ketahui.

14.    Waspadai Orang yang tak Kenal dan Menepuk Sahabat
Masih berbicara tentang tindak kejahatan hipnotis, Sahabat harus waspada  kepada orang yang bersikap sangat ramah dan sok kenal dengan Sahabat. Tepukan di bahu maupun tempat lain pada tubuh Sahabat merupakan Shock Induction yang digunakan untuk menyibukkan Sahabat. Rasa kaget dan sungkan yang Sahabat perlihatkan justru membuka celah bagi para pelaku hipnotis untuk menjejali Sahabat dengan kata-kata yang membingungkan.

15.    Hindari Perjalanan Malam
Tips berikutnya, hindari perjalanan malam sebenarnya lebih condong untuk traveler perempuan, walau tidak menutup kemungkinan juga baik diterapkan oleh laki-laki juga. Dibeberapa tempat wisata, perjalanan malam sangat tidak dianjurkan, terutama untuk wisata yang berbau mistis. Selain menghindari kejahatan dari manusia, juga untuk menghindari resiko menjadi korban penunggu tempat wisata.

16.    Pilih Penginapan/Dorm Khusus
Untuk traveler perempuan, pilih tempat penginapan khusus perempuan, sebaliknya laki-lakipun demikian. Hal ini untuk menghindari kejahatan yang mungkin menimpa Sahabat di tempat penginapan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *